
KEMENAG, MIN 1 MERANGIN : Kemeriahan peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 di MIN 1 Merangin belum usai. Tepat setelah kegiatan "Live Skill Siswa" berakhir, suasana halaman madrasah kembali pecah dengan semangat baru. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, jam 08.00 Wib giliran siswa kelas 5 dan 6 unjuk kemampuan dalam Lomba Bernyanyi Estafet. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema sejak awal acara dimulai.
Lomba bernyanyi estafet ini memiliki aturan yang unik dan menantang. Siswa tidak bernyanyi sendiri-sendiri, melainkan harus menyambung lirik lagu secara bergantian dengan teman satu timnya. Satu kata salah atau terlambat menyambung, maka poin bisa melayang. Inilah yang membuat lomba ini bukan hanya menguji suara, tetapi juga kekompakan, hafalan, dan kecepatan berpikir siswa.
Lebih menariknya lagi, lagu yang wajib dibawakan adalah Lagu Wajib Nasional. Panitia telah menyiapkan daftar lagu-lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya, Halo-Halo Bandung, Padamu Negeri, Sabang Sampai Merauke, dan lagu nasional lainnya. Tujuannya jelas: selain melatih mental, juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan hafalan lagu perjuangan kepada siswa.
Begitu aba-aba dimulai, halaman madrasah langsung berubah menjadi arena adu semangat. Satu persatu perwakilan kelas V dan VI maju ke depan. Ada yang suaranya lantang, ada yang grogi, ada pula yang tertawa karena lupa lirik. Namun justru dari situlah keceriaan itu muncul. Guru dan siswa lain yang menonton ikut bernyanyi dari tempat duduk, menciptakan suasana kebersamaan yang luar biasa.
Ibu Hj. Nurmala, S.Ag dan Bapak Ade Murja, S.Pd.I ditunjuk sebagai penanggung jawab acara lomba ini. Dengan dibantu oleh guru-guru MIN 1 Merangin lainnya, keduanya mengatur jalannya lomba dengan sangat rapi. Dari mulai penentuan urutan tampil, menjadi juri, hingga memimpin yel-yel penyemangat, semua dilakukan dengan penuh energi.
Ibu Hj. Nurmala, S.Ag menyampaikan bahwa lomba ini sengaja dipilih karena memiliki banyak manfaat. "Lewat bernyanyi estafet, anak-anak jadi hafal lagu wajib. Mereka juga belajar mendengarkan teman, bekerja sama, dan tidak egois. Ini cara kita mengisi kemerdekaan dengan pendidikan karakter," tutur beliau di sela-sela lomba.
Antusiasme siswa kelas 5 dan 6 memang luar biasa. Walaupun matahari mulai meninggi, tidak ada satupun yang terlihat lelah. Justru semangat mereka semakin membara. Lomba ini berhasil menjadi magnet yang membuat seluruh perhatian guru dan siswa lainnya tertuju ke tengah lapangan. Tawa, semangat, dan nasionalisme berpadu menjadi satu.
Berakhirnya Lomba Bernyanyi Estafet menutup rangkaian kegiatan HUT RI di hari itu dengan manis. MIN 1 Merangin sekali lagi membuktikan bahwa mengisi kemerdekaan bisa dilakukan dengan cara yang edukatif dan menyenangkan. Semoga melalui lagu-lagu perjuangan ini, semangat "Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju" terus tertanam di hati generasi penerus bangsa. (IR)
Kontributor Humas - Irman
Media Madrasah Terdepan & Terpercaya
#Kemenag
#Kanwilkemenagjambi
#MIN1Merangin
#HUTRIke-81
|
159x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...