
Kemenag (MIN 1 Merangin) : Ada pemandangan yang begitu menggetarkan hati dan patut menjadi teladan bagi seluruh keluarga besar MIN 1 Merangin pada hari Ahad, 27 September 2026 ini. Dua wali kelas yang luar biasa, yaitu Ibu Despalena, S.Pd.I selaku wali kelas 2.C dan Bapak Reflizar, S.Pd.I selaku wali kelas 3.A, menunjukkan kekompakan yang sangat sempurna dalam membenahi ruang belajar mereka. Padahal, ruang kelas yang mereka benahi ini bukanlah ruang kelas biasa, melainkan ruang kelas yang digunakan dengan sistem moping atau belajar bergantian, dimana setelah siswa kelas 2.C pulang, ruangan tersebut langsung digunakan untuk belajar oleh siswa kelas 3.A. Namun keterbatasan itu justru tidak menyurutkan semangat mereka, melainkan semakin menguatkan tekad untuk memberikan yang terbaik demi kenyamanan siswa.
Luar biasanya, meskipun harus berbagi ruangan dalam dua shift pembelajaran yang berbeda, Ibu Despalena, S.Pd.I dan Bapak Reflizar, S.Pd.I tidak pernah sekalipun menunjukkan ego sektoral atau saling menyalahkan mengenai kebersihan kelas. Keduanya justru selalu berkoordinasi dengan sangat intens, saling berkomunikasi setiap hari, dan saling bahu-membahu mengajak para wali murid dari kedua kelas untuk bersama-sama menata, membersihkan, serta merapikan kelas itu dengan hiasan-hiasan yang sangat menarik dan edukatif. Inilah potret sejati dari sebuah keteladanan, dimana kepentingan kenyamanan anak didik diletakkan jauh di atas kepentingan pribadi.
Hasil dari kekompakan yang tulus itu kini dapat kita saksikan bersama melalui dokumentasi foto yang sangat indah. Dinding-dinding kelas yang dulunya mungkin terlihat sederhana, kini telah disulap menjadi sebuah taman belajar yang penuh warna dan keceriaan. Lukisan mural bergambar pepohonan yang rindang, awan biru yang berarak, kupu-kupu yang beterbangan, serta pagar bambu yang asri, menghiasi setiap sudut ruangan dengan begitu apik. Media pembelajaran seperti Peta Indonesia yang berwarna-warni, Bagan Struktur Organisasi Kelas yang rapi, serta poster-poster edukasi lainnya terpasang dengan kokoh dan presisi, berkat kerja keras para bapak wali murid yang dengan cekatan memanjat dan menempelkannya satu per satu.
Suasana gotong royong pada Minggu, 27 September 2026 benar-benar menjadi sebuah pesta kebersamaan yang penuh makna. Terlihat para bapak dengan kaos putihnya yang sederhana namun penuh dedikasi, jongkok bersama membersihkan sudut-sudut kelas, sementara para ibu wali murid dengan penuh ketelitian mengelap meja dan kursi hijau yang tertata rapi. Anak-anak pun tidak mau ketinggalan, mereka dengan seragam putih kebanggaannya ikut berlarian kecil membantu membawakan peralatan, menunjukkan rasa memiliki yang begitu besar terhadap kelas mereka sendiri. Tawa canda dan keringat yang bercucuran menjadi saksi bisu betapa indahnya sebuah sinergi ketika dilandasi oleh keikhlasan.
Apa yang dilakukan oleh Ibu Despalena, S.Pd.I dan Bapak Reflizar, S.Pd.I ini sejatinya adalah sebuah pelajaran berharga tentang arti sebuah kolaborasi yang sesungguhnya. Mereka mengajarkan kepada kita semua bahwa sebuah keterbatasan, seperti harus berbagi ruang kelas secara bergantian, bukanlah alasan untuk bermalas-malasan atau untuk berpasrah pada keadaan yang apa adanya. Justru dengan komunikasi yang baik dan hati yang lapang, sebuah keterbatasan dapat diubah menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa, menghasilkan sebuah ruang belajar yang bahkan mungkin jauh lebih indah dan lebih nyaman dibandingkan dengan ruang kelas yang tidak digunakan secara bergantian.
Kepala MIN 1 Merangin, Bapak M. Zhaharil Fikri, M.Pd, ketika mendengar kabar tentang kekompakan ini menyampaikan rasa haru dan bangganya yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa apa yang telah ditunjukkan oleh wali kelas 2.C dan 3.A beserta para wali muridnya adalah cerminan sejati dari visi MIN 1 Merangin sebagai madrasah yang hebat dan bermartabat. Beliau juga menyampaikan bahwa kenyamanan ruang belajar memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap prestasi siswa, karena ketika anak merasa betah, bahagia, dan nyaman di kelasnya, maka otaknya akan lebih mudah untuk menyerap setiap ilmu yang diberikan oleh guru.
Prestasi demi prestasi yang baru saja kita ukir, seperti keberhasilan gemilang menjadi Juara Umum pada ajang KOMPAS Ke-1 di MI Darussaadah Desa Rejosari Pamenang pada Sabtu, 26 September 2026 kemarin, dimana ananda Fazio dan Syamila meraih Juara 1 Kaligrafi Putra Putri, ananda Aisyah meraih Juara 3 Tilawah Putri, ananda Farisa AlFikyan meraih Juara 3 Solo Song Putri, ananda Fadlan meraih Juara 1 Catur Putra, serta Juara Bertutur, tentu tidak lahir dari ruang yang kosong. Ia lahir dari ruang-ruang belajar yang nyaman, dari guru-guru yang peduli, dan dari orang tua yang mendukung penuh seperti yang ditunjukkan oleh keluarga besar kelas 2.C dan 3.A ini. Inilah ekosistem pendidikan yang ideal yang sedang kita bangun bersama.
Oleh karena itu, sudah sepatutnya sinergi yang luar biasa ini menjadi contoh dan inspirasi bagi kelas-kelas lainnya di lingkungan MIN 1 Merangin. Bayangkan betapa indahnya jika seluruh wali kelas dari kelas 1 hingga kelas 6, beserta seluruh wali muridnya, dapat meniru kekompakan yang ditunjukkan oleh Ibu Despalena dan Bapak Reflizar ini. Tidak ada lagi saling menunggu, tidak ada lagi saling mengandalkan, yang ada hanyalah saling bergerak, saling membantu, dan saling menguatkan demi satu tujuan mulia, yaitu memberikan fasilitas belajar terbaik untuk buah hati kita tercinta. (IR)
Kontributor Humas - Irman
|
57x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...