
Kemenag (MIN 1 Merangin): Di balik gerbang MIN 1 Merangin, ada sosok guru yang menjadi panutan seluruh warga madrasah. Beliau adalah Bapak Jalil, S.Pd.I seorang Guru Senior sekaligus Ketua TPM yang dikenal dengan kesederhanaan luar biasa. Wajahnya yang teduh, tutur katanya yang lembut, dan gayanya yang tidak neko-neko membuat beliau begitu dekat dengan hati siswa, guru, hingga wali murid. Meski penampilannya sederhana, namun pengalaman dan dedikasi yang beliau miliki sungguh luar biasa dan patut menjadi teladan.
Perjalanan pengabdian Bapak Jalil di dunia pendidikan memang tidak main-main. Sebelum mengabdi di MIN 1 Merangin, beliau pernah "melanglang buana" menimba pengalaman memimpin. "Beliau pernah menjadi Kepala MI, bahkan pernah juga mengemban amanah sebagai Kepala MI di Bengkulu," ungkap salah satu rekan sejawat. Pengalaman memimpin di dua tempat berbeda itu menempa beliau menjadi sosok pemimpin yang bijaksana, tegas namun tetap humanis. Ilmu dan jam terbang itulah yang kini beliau bagikan kepada generasi muda di MIN 1 Merangin.
Yang membuat Bapak Jalil begitu istimewa adalah keteladanannya dalam hal-hal kecil. Hampir setiap hari, sebelum bel masuk berbunyi, beliau sudah terlihat menyapu halaman, membersihkan kebun madrasah, menata pot bunga, hingga menyiram tanaman dengan penuh kasih. Tidak ada rasa gengsi sedikitpun. Bagi beliau, madrasah adalah rumah kedua yang harus dirawat bersama. Kedisiplinan beliau juga patut diacungi jempol. Hingga kini, beliau tidak pernah terlambat datang ke madrasah. Ketepatan waktu itu menjadi pelajaran berharga bagi para siswa tentang tanggung jawab.
Di dalam kelas, Bapak Jalil adalah sosok guru yang humoris. Suasana belajar yang awalnya kaku bisa langsung cair dengan canda-canda beliau yang cerdas dan mendidik. Justru karena itulah beliau sangat disegani oleh siswa. Bukan karena ditakuti, tetapi karena dihormati. Siswa tahu, di balik lelucon itu ada nasihat, di balik senyuman itu ada ketegasan. Pak Jalil itu lucu, tapi kalau beliau ngomong kita semua diem dan dengerin, ujar salah satu siswa kelas 5.
Filosofi hidup Bapak Jalil sederhana mengabdi dengan hati. Seperti yang terlihat di raut wajahnya, Kesederhanaan bukan tentang kekurangan, tetapi tentang pilihan untuk tetap rendah hati, mengabdi, dan memberi manfaat bagi sesama. Baginya, menjadi guru bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak. Beliau percaya bahwa dari kesederhanaanlah lahir karya-karya besar. Dari kebun yang beliau siram, dari bunga yang beliau rawat, dari kata-kata yang beliau ucapkan, tumbuh generasi-generasi yang berkarakter.
Kini, di usia pengabdiannya yang tidak muda lagi, semangat Bapak Jalil, S.Pd.I tidak pernah padam. Sebagai Guru Senior dan Ketua TPM ( Tim Penjamin Mutu), beliau terus menggerakkan rekan guru untuk bekerja ikhlas dan siswa untuk giat belajar. MIN 1 Merangin merasa beruntung memiliki sosok seperti beliau. "Sederhana dalam Sikap, Besar dalam Karya" bukan sekadar tagline, tetapi cerminan nyata dari kehidupan Bapak Jalil setiap hari. Semoga semangat beliau terus menginspirasi. (IR)
Tim Humas MIN 1 Merangin.
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...