
KEMENAG ( MIN 1 Merangin ) : Kamis, 25 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, ruang digital Biro Humas Kementerian Agama RI penuh sesak. Bukan dengan kursi, tapi dengan semangat. Webinar Nasional "Humas Level Up" resmi digelar secara Zoom Meeting, menembus batas provinsi dari Sabang sampai Merauke. Sebanyak 907 peserta memadati layar, hampir penuh dari kapasitas maksimal 1000 orang. Angka itu jadi bukti: kehumasan madrasah kini naik kelas. Tidak lagi sekadar formalitas, tapi jadi ujung tombak madrasah berdaya saing.
Acara dibuka langsung oleh Staf Menteri Agama Bapak Ismail Cawidu. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa di era digital, wajah madrasah tidak lagi hanya pagar dan gerbang, tapi juga website dan media sosial. "Kualitas berita, kecepatan informasi, dan narasi yang menggugah adalah identitas madrasah modern," ujarnya. Pembukaan singkat tapi menusuk itu jadi kompas awal bagi seluruh operator humas di tanah air.
Narasumber utama webinar adalah Bapak Thobib Al Asyar dari Biro Kehumasan Kemenag Pusat. Dengan gaya penyampaian yang mengalir, beliau membedah tuntas pentingnya pembinaan kehumasan madrasah secara berkala. "Humas bukan petugas dokumentasi saja. Humas adalah jembatan antara madrasah dengan publik," tegasnya. Menurut beliau, madrasah hebat bukan hanya yang prestasinya banyak, tapi yang mampu menceritakan prestasinya dengan bahasa yang tepat, foto yang bicara, dan publikasi yang menggugah hati.
Sesi inti webinar berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Dua jam penuh ilmu, bukan ceramah. Peserta diajak membongkar cara menulis judul berita yang baik, menyusun narasi yang tidak membosankan, memilih foto yang punya jiwa, serta menyusun strategi publikasi yang konsisten. Materinya adalah Madrasah Berdaya Saing di Era Digital.
Di antara 907 wajah di layar Zoom, hadir pula Korbid atau Waka Humas MIN 1 Merangin, Bapak Irman, S.Pd.I. Dengan semangat catat-mencatat, beliau mengikuti setiap poin materi. Bagi beliau, webinar ini bukan sekadar menambah sertifikat, tapi menambah "senjata" untuk mengelola website madrasah. "Senang sekali dapat ilmu baru langsung dari pusa. Rasanya seperti dibekali lagi agar tulisan di web MIN 1 Merangin makin hidup, ungkapnya usai acara. Senyum di balik layar itu tanda semangat baru.
Pesan kunci Bapak Thobib Al Asyar yang paling membekas, Buatlah narasi yang bagus. Narasi bukan basa-basi. Narasi adalah cara kita menghormati kerja keras guru, satpam, siswa, dan warga madrasah. Foto satpam menambal jalan harus punya cerita. Foto anak juara olimpiade harus punya napas. Foto kegiatan PMBM harus punya daya tarik. Karena di era digital, konten yang menarik bukan pilihan, tapi kebutuhan agar madrasah tidak tenggelam oleh bisingnya informasi.
Webinar Humas Level Up ini menegaskan satu arah baru, madrasah harus kreatif, inovatif, dan inisiatif. Kreatif dalam membuat konten, inovatif dalam menyajikan data, dan inisiatif dalam menebar informasi positif. Biro Humas Kemenag RI memberi pancing, kini giliran humas madrasah yang melempar kail ke samudra digital. Website madrasah bukan lagi etalase statis, tapi ruang tamu digital yang harus selalu rapi, hangat, dan informatif.
Dengan ilmu baru ini, MIN 1 Merangin siap melangkah lebih jauh. Korbid atau Waka Humas MIN 1 Merangin bertekad menjadikan setiap berita di website madrasah sebagai dakwah, sebagai promosi, dan sebagai doa. Dari Merangin untuk Indonesia. Karena madrasah hebat lahir dari narasi hebat. Dan narasi hebat lahir dari humas yang terus belajar, terus naik level. Sampai jumpa di publikasi berikutnya, dengan cerita yang lebih menarik, ungkapnya. (Afdal)
Kontributor Humas - Afdal Witra
|
372x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...