
Kemenag ( MIN 1 Merangin) : Semangat baru mengawali pekan pertama bulan Agustus. Senin, 3 Agustus 2026, MIN 1 Merangin menggelar Upacara Bendera Pagi dengan penuh khidmat di halaman madrasah. Seluruh guru, pegawai, dan peserta didik hadir lengkap dengan seragam putih-hijau, menunjukkan komitmen untuk terus menjaga kedisiplinan dan kekompakan keluarga besar Minsamer.
Kegiatan upacara semakin bermakna karena bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Drs. AlHafis selaku Pengawas Madrasah Ibtidaiyah. Kehadiran beliau menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh warga madrasah. Dalam suasana yang tertib, amanat beliau didengarkan dengan seksama oleh ratusan peserta upacara yang berdiri rapi di bawah terik pagi.
Dalam amanatnya, poin pertama yang ditekankan Bapak Drs. AlHafis adalah pentingnya disiplin. "Disiplin bukan hanya untuk siswa, tetapi dimulai dari guru dan pegawai. Jika kita disiplin waktu, disiplin berpakaian, dan disiplin bekerja, maka madrasah ini akan menjadi madrasah yang disegani," tegas beliau. Kedisiplinan dinilai sebagai kunci utama keberhasilan madrasah dalam mencetak generasi berakhlak dan berprestasi.
Poin kedua, beliau mengingatkan seluruh guru untuk mengikuti petunjuk Kepala Madrasah terkait SOP Mengajar. Menurut beliau, Standar Operasional Prosedur adalah pedoman agar proses belajar mengajar berjalan sistematis, terukur, dan berkualitas. "Jangan sampai ada guru yang mengajar seenaknya sendiri. Ikuti alurnya, dari pembukaan, inti, sampai penutup. Itu bentuk profesionalitas kita," ujarnya.
Selanjutnya, Pengawas MI menyoroti Implementasi KBC atau Kelas Berbasis Convivence di madrasah agar dirapikan lagi. Beliau menekankan bahwa KBC bukan hanya soal dekorasi kelas, tetapi tentang bagaimana menciptakan suasana belajar yang nyaman, religius, dan menyenangkan. "Rapikan sudut baca, mading, dan pajangan. Buat anak-anak betah di kelas, karena dari sanalah cinta mereka kepada madrasah akan tumbuh," pesannya.
Poin keempat yang menjadi perhatian adalah kebersihan lingkungan madrasah, termasuk pot-pot bunga. Bapak Drs. AlHafis mengajak seluruh warga Minsamer untuk bersama-sama menjaga kebersihan. "Lingkungan yang bersih akan membuat hati tenang dan pikiran jernih. Tolong perhatikan pot bunga di depan kelas. Jangan sampai kering. Itu juga bagian dari pembelajaran cinta lingkungan untuk anak-anak," jelasnya.
Pesan yang paling menyentuh adalah tentang Cinta dalam KBC. Beliau mengajak guru dan siswa untuk menata kembali cara berkomunikasi. "Cinta itu harus ditata, termasuk tutur bahasa kita. Mulai sekarang, mari kita mencari dan menggunakan bahasa yang menyentuh, bahasa yang mendidik, bahasa yang menguatkan. Tegur anak dengan lembut. Sapa rekan kerja dengan senyum. Karena dari kata-kata yang baik, akan lahir hati yang baik pula," tutur beliau dengan penuh wibawa.
Usai amanat, upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera, pembacaan doa, dan laporan pemimpin upacara. Barisan siswa tampak sangat antusias. Kekompakan petugas upacara dan kedisiplinan peserta menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang disampaikan pembina sudah mulai tertanam di hati warga Minsamer.
Dengan amanat yang menguatkan ini, diharapkan MIN 1 Merangin semakin maju dalam 3 hal: Disiplin, Kualitas Pembelajaran, dan Kebersihan Hati serta Lingkungan. Semoga pesan dari Bapak Drs. AlHafis menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbenah. "Terus Semangat, Terus Berprestasi. Minsamer Hebat. (IR)
|
216x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...