
Kemenag, (MIN 1 Merangin) Di tengah arus perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, MIN 1 Merangin hadir sebagai madrasah di bawah naungan Kementerian Agama yang tak pernah berhenti berinovasi. Madrasah ini memegang teguh keyakinan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka rapor, tetapi tentang mencetak manusia utuh. Visi itu diwujudkan nyata melalui komitmen menyiapkan generasi unggul yang kuat secara akademik sekaligus tangguh dalam kemampuan non-akademik. Dari ruang kelas yang disiplin hingga lapangan yang penuh semangat, setiap sudut MIN 1 Merangin dirancang untuk menumbuhkan karakter juara.
Kebijakan menerapkan 5 hari kerja dengan meliburkan hari Sabtu kerap memicu pertanyaan publik. Namun di MIN 1 Merangin, libur tidak serta merta berarti berhenti bergerak. Justru di hari Sabtu inilah denyut nadi madrasah berpindah dari teori di kelas menuju praktik di lapangan. Manajemen cerdas menjadwalkan Sabtu sebagai ruang ekspresi bagi siswa yang ingin mengasah bakat dan minatnya. Hasilnya, madrasah tetap hidup, siswa tetap produktif, dan orang tua pun tenang karena anak-anaknya mengisi waktu dengan kegiatan positif yang terarah.
Salah satu ikon kegiatan Sabtu yang paling disorot adalah ekstrakurikuler bela diri Taekwondo. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Taekwondo dipilih karena mampu membentuk tiga pilar sekaligus: fisik yang kuat, mental yang disiplin, dan akhlak yang mulia. Tendangan dan pukulan yang dipelajari bukan untuk kekerasan, melainkan untuk melatih fokus, keberanian, dan pengendalian diri. Di sinilah siswa diajarkan bahwa kekuatan sejati bukan pada seberapa keras pukulan, tapi pada seberapa kuat ia menahan diri dan menghormati lawan.
Bapak Suhaili, S.Pd.I selaku penanggung jawab Taekwondo MIN 1 Merangin menegaskan bahwa penetapan hari Sabtu sebagai hari latihan merupakan keputusan strategis. Sabtu kami jadikan pilihan khusus bagi siswa yang ingin mengembangkan bakat bela diri tanpa mengganggu jam belajar akademik di hari Senin sampai Jumat, ujarnya dengan mantap. Menurut beliau, pemisahan waktu ini membuat siswa bisa lebih fokus. Ada Saatnya mereka menjadi santri yang cerdas, dan ada saatnya hari Sabtu mereka berubah menjadi atlet muda yang tangguh. Dua dunia, satu tujuan: mencetak generasi hebat.
Antusiasme siswa membuktikan bahwa kebijakan ini tepat sasaran. Sampai berita ini diturunkan, tercatat lebih dari 50 siswa aktif mengikuti latihan Taekwondo setiap Sabtu pagi. Jumlah itu terus bertambah seiring banyaknya siswa yang terinspirasi melihat kakak kelasnya unjuk jurus. Lapangan madrasah yang biasanya sepi kini berubah menjadi arena latihan yang dipenuhi sorak semangat, aba-aba pelatih, dan bunyi gerakan beladiri yang mantap. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa semangat Generasi Kuat bukan sekadar slogan, tapi denyut nyata di MIN 1 Merangin.
Untuk menjaga kualitas latihan, pihak madrasah tidak main-main dalam urusan pelatih. Bapak Suhaili menjelaskan bahwa seluruh pelatih Taekwondo didatangkan langsung dari luar madrasah. Mereka adalah pelatih yang bersertifikat yang memiliki jam terbang tinggi di kejuaraan daerah maupun provinsi. Karena kita ingin hasil yang maksimal, ujarnya. Kami tidak ingin siswa hanya sekadar bergerak, tapi benar-benar paham teknik, filosofi, dan etika Taekwondo sesuai standar nasional, tegasnya. Langkah ini menunjukkan keseriusan MIN 1 Merangin dalam membina prestasi.
Dampak dari pembinaan intensif ini mulai terasa. Banyak siswa yang dulunya pemalu kini tampil percaya diri saat maju ke depan kelas. Anak-anak yang energinya meluap-luap kini punya saluran positif untuk menyalurkannya. Disiplin waktu, hormat kepada pelatih, dan semangat pantang menyerah menjadi karakter baru yang tumbuh di diri mereka. Orang tua pun memberikan apresiasi tinggi karena melihat perubahan anaknya di rumah, lebih mandiri, lebih rapi, dan lebih menghargai waktu. Ini bukti bahwa investasi non-akademik berdampak langsung pada akhlak dan akademik.
Dengan semua ikhtiar ini, MIN 1 Merangin membuktikan bahwa madrasah masa kini harus berani melangkah. Lima hari kerja tidak mengurangi kualitas, justru menambah ruang untuk penguatan karakter. Sabtu yang diliburkan dari kelas berubah menjadi hari emas bagi lahirnya atlet, pemimpin, dan pribadi bermental baja. Generasi Hebat, Generasi Kuat bukan sekadar slogan. Ia adalah janji MIN 1 Merangin kepada bangsa, dari madrasah ini akan lahir anak-anak yang cerdas otaknya, kuat badannya, dan mulia akhlaknya. Merekalah calon pemimpin masa depan yang siap mengharumkan nama Merangin, Jambi, bahkan Indonesia. (Raden)
Redaktur/ Editor : Irman
Jurnalis : Raden, Afdal, Hssimah, Afrial, Mardiah
#Kemenag
#KanwilKemenagjambi
#MIN1Merangin
Humas MIN 1 Merangin, Media Terdepan & Terpercaya
|
169x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...