
Merangin, Humas MIN 1 Merangin: Setelah Ibu Voni Pransiska, S.Pd., resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ditugaskan di Kantor Kementerian Agama Merangin, jumlah guru Bahasa Inggris di MIN 1 Merangin berkurang drastis. Kepergiannya meninggalkan satu ruang kosong yang sulit diisi, mengingat beban mengajar yang sudah terbagi di antara guru-guru yang ada.
Peran guru Bahasa Inggris sangat vital untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi global, ujar seorang guru senior MIN 1 Merangin yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa tanpa sosok berpengalaman seperti Ibu Voni, proses pembelajaran menjadi kurang optimal dan siswa berpotensi kehilangan motivasi.
Ibu Yunyun, rekan sejawat Ibu Voni, mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus harapannya. Ibu Voni mendapat tugas baru di Kemenag, semoga beliau tetap profesional dan sukses di sana. Kami semua mendukung langkahnya, meski kami sangat merindukan kehadirannya di kelas, katanya dengan senyum.
Sementara itu, para siswa tampak menyesuaikan diri, meski tidak sedikit yang mengungkapkan rasa rindu. Ibu Voni selalu membuat pelajaran Bahasa Inggris menyenangkan dengan lagu dan permainan, kata salah satu siswi kelas 5. Harapan kini tertuju pada upaya madrasah untuk mengisi kekosongan tersebut, demi kelanjutan kualitas pendidikan Bahasa Inggris di MIN 1 Merangin. (Raden)
|
52x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...