
Merangin, Humas Minsamer — Ruang Guru MIN 1 Merangin yang selama ini juga berfungsi ganda sebagai aula dan ruang kegiatan kini tampil lebih profesional. Demi efektivitas dan kenyamanan, pihak madrasah resmi memasang pengeras suara atau speaker secara permanen di ruangan tersebut. Pemasangan ini menjadi solusi praktis yang sudah lama dinanti, mengingat ruang guru sering menjadi pusat berbagai kegiatan, mulai dari rapat, pembinaan, hingga pertemuan dengan wali murid.
Sebelumnya, setiap kali ada kegiatan di ruang guru, tim sarana dan prasarana harus bekerja ekstra. Speaker yang biasa digunakan untuk kegiatan siswa harus dipindah-pindahkan, dipasang, lalu dibongkar kembali. Proses ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko merusak peralatan karena sering dipindah-pindahkan. Kini, dengan adanya speaker permanen, seluruh beban tersebut bisa dihilangkan.
Kebijakan pemasangan ini merupakan instruksi langsung dari Kepala MIN 1 Merangin, Bapak M. Zhaharil Fikri, S.Pd.I, M.Pd. Menurut beliau, langkah ini diambil murni untuk menjaga efektivitas dan kenyamanan setiap kegiatan yang berlangsung di madrasah. “Ya, saya memang memerintahkan agar sarana dan prasarana tidak lagi menggunakan pengeras suara yang sering dipakai untuk kegiatan siswa,” tegasnya saat meninjau hasil pemasangan.
Pemisahan perangkat audio ini dinilai penting agar tidak terjadi tumpang tindih penggunaan. Speaker kegiatan siswa tetap difokuskan untuk acara di lapangan atau aula besar, sementara ruang guru memiliki sistem audio sendiri yang selalu siap digunakan kapan saja.
Dengan begitu, rapat dadakan atau rapat koordinasi mendadak tidak lagi terhambat karena menunggu proses pemasangan alat.
Bapak Saiwan, S.Pd.I selaku teknisi yang bertanggung jawab atas pemasangan speaker ini mengungkapkan bahwa sistem permanen jauh lebih efektif dan efisien. “Dengan dipasangnya pengeras suara khusus untuk ruang guru, kegiatan jadi lebih lancar. Pak Raden jadi tidak terlalu repot dan sibuk angkat-angkat pengeras suara yang biasa dipakai kegiatan siswa,” jelasnya sambil memeriksa kualitas suara yang baru dipasang.
Bagi Pak Raden selaku penanggung jawab sapras, kehadiran speaker permanen ini seperti melepas beban berat dari pundaknya. Ia tidak lagi harus terburu-buru memasang dan membongkar alat setiap kali ada kegiatan di ruang guru. Waktu yang sebelumnya habis untuk urusan teknis kini bisa dialokasikan untuk perawatan dan persiapan sarana prasarana lainnya di madrasah.
Dari sisi kenyamanan, kualitas audio yang dihasilkan juga jauh lebih stabil dan jernih. Tidak ada lagi suara mendengung atau sambungan kabel yang berantakan karena semua instalasi sudah ditata rapi dan dipasang permanen oleh teknisi. Suasana rapat pun menjadi lebih khidmat dan fokus, karena peserta tidak terganggu oleh kendala teknis.
Langkah kecil namun strategis ini menunjukkan komitmen MIN 1 Merangin dalam membenahi manajemen sarana prasarana secara bertahap. Pemasangan speaker permanen bukan sekadar soal alat, tetapi juga tentang bagaimana madrasah menghargai waktu, tenaga, dan kenyamanan seluruh warga madrasah agar setiap kegiatan bisa berjalan lebih profesional dan bermakna. (Rd)
|
15x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...