
Merangin, Humas MIN 1 Merangin: Kepala MIN 1 Merangin, Bapak Saidi Muzakkir, S.Pd.I, baru saja mengikuti Bimtek dan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi. Setelah mengikuti kegiatan ini, beliau merasa bahwa kurikulum KBC sangatlah ideal untuk madrasah saat ini.
Kurikulum Berbasis Cinta ini dirancang untuk menanamkan sifat empati dan simpati di kalangan siswa. Dengan adanya kurikulum ini, diharapkan siswa-siswa dapat menjadi individu yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Bapak Saidi Muzakkir, S.Pd.I, berencana untuk mengadakan pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Merangin. Beliau ingin memastikan bahwa semua guru paham dan mengerti cara penerapan kurikulum ini. "Kehadiran kurikulum ini harus disosialisasikan kepada seluruh guru MIN 1 Merangin," ungkapnya.
Dalam persiapan pelatihan ini, Bapak Saidi Muzakkir, S.Pd.I, telah menghubungi beberapa guru MIN 1 Merangin, termasuk Bapak Ujang Mukhlis, S.Pd.I, Staf Bendahara MIN 1 Merangin. Beliau meminta Bapak Ujang untuk menyiapkan waktu untuk pelatihan semua guru tentang kurikulum berbasis cinta. Selain bapak Ujang Mukhlis, S.Pd.I, Kamad MIN 1 Merangin juga meminta Korbid. Kurikulum, bapak Muhammad Ridwan, S.Pd.I membuat jadwal yang tepat untuk pelatihan KBC ini.
Kepada awak Humas MIN 1 Merangin, Bapak Ujang Mukhlis, S.Pd.I, membenarkan bahwa Kepala MIN 1 Merangin telah meminta beliau untuk menyiapkan waktu untuk pelatihan ini. "Ya, Pak Kamad meminta saya atur waktu yang tepat dan Estimasi anggaran yang di butuhkan untuk pelatihan KBC bagi guru MIN 1 Merangin," ungkapnya. Beliau juga menambahkan bahwa seluruh Tim Kerja Madrasah yang terdiri dari seluruh Koordinator Bidang dan para guru senior akan merancang pelatihan ini, tambahnya lagi.
Koordinator Bidang kurikulum, Bapak Muhammad Ridwan, S.Pd.I, juga menyatakan bahwa beliau akan meminta petunjuk dari Bapak Saidi Muzakkir, S.Pd.I, setelah beliau pulang dari Jambi. "Insya Allah, saya akan meminta petunjuk beliau tentang pelatihan ini," katanya.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru-guru MIN 1 Merangin dalam menerapkan kurikulum ini di madrasah. Dengan demikian, siswa-siswa dapat menjadi individu yang lebih empatik dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Kepala MIN 1 Merangin berharap bahwa pelatihan ini dapat berjalan lancar dan berhasil. Beliau yakin bahwa kurikulum ini dapat membawa dampak positif bagi madrasah dan siswa-siswa. Dengan adanya pelatihan ini, MIN 1 Merangin dapat menjadi salah satu madrasah yang menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta. Hal ini dapat menjadi contoh bagi madrasah lain untuk mengadopsi kurikulum yang sama.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi MIN 1 Merangin untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang. Dengan demikian, siswa-siswa dapat tumbuh menjadi individu yang lebih baik dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. (IR)
|
57x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...