
Merangin, Humas MIN 1 Merangin : Senin senin 28 Juli 2025 – Pembelajaran IPAS di kelas 5 Adam Malik MIN 1 Merangin berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Di bawah bimbingan wali kelas Putri Ramadhani, S.Pd., para siswa diajak mengenal sistem pernapasan manusia tidak hanya lewat buku, tetapi juga melalui praktik langsung membuat alat peraga. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti sedotan, balon, gambar organ pernapasan, serta alat bantu gunting dan lem, siswa membuat model sederhana paru-paru dan saluran pernapasan.
Kegiatan ini menerapkan konsep deep learning, yaitu pembelajaran mendalam yang mencakup tiga elemen utama:
Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan): Terlihat dari antusiasme siswa saat merangkai alat peraga, bekerja berkelompok, dan bereksperimen langsung dengan model buatan sendiri. Suasana kelas menjadi hidup, penuh canda tawa, dan siswa belajar tanpa merasa terbebani.
Mindful Learning (Pembelajaran yang Sadar dan Penuh Perhatian): Terjadi ketika siswa mengamati dengan seksama bagaimana alat peraga mereka bekerja, memperhatikan proses masuk dan keluarnya udara seperti pada pernapasan manusia. Mereka diminta untuk fokus dan memahami fungsi setiap bagian dari sistem pernapasan.
Meaningful Learning (Pembelajaran yang Bermakna): Terwujud saat siswa bisa menghubungkan teori dalam buku dengan pengalaman nyata. Dengan melihat langsung bagaimana balon menggembung dan mengempis, siswa memahami konsep pernapasan tidak sekadar sebagai hafalan, melainkan sebagai proses nyata yang terjadi dalam tubuh manusia.
Koordinator Humas MIN 1 Merangin, Bapak Irman, S.Pd.I., turut hadir memberikan arahan serta apresiasi. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membentuk pengalaman belajar yang mendalam. Siswa belajar secara aktif, kreatif, dan langsung terlibat. Ini adalah contoh pembelajaran bermakna yang mampu meningkatkan pemahaman sekaligus karakter anak-anak,†ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran di MIN 1 Merangin tidak lagi terpusat hanya pada guru, tetapi menempatkan siswa sebagai pusat aktivitas belajar. Siswa diajak berpikir kritis, bekerjasama, dan bereksplorasi secara langsung. Ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang menyentuh hati, menyenangkan, dan bermakna bagi setiap peserta didik. (PR)
|
48x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...