
Kemenag ( MIN 1 Merangin) : Suasana Ruang Guru MIN 1 Merangin pada Selasa, 29 September 2026 tampak lebih hidup dari biasanya. Seluruh guru dan pegawai berkumpul dalam Rapat Evaluasi Kinerja yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak M. Zhaharil Fikri, M.Pd. Rapat strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen, meningkatkan profesionalisme, dan menyatukan langkah menuju madrasah yang semakin unggul dan digital.
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan adalah evaluasi penggunaan dua aplikasi unggulan madrasah, yakni SiTahfiz dan Simak. Kamad dengan bangga menyampaikan bahwa Aplikasi SiTahfiz, yang digunakan untuk memantau hafalan Al-Qur'an siswa, telah berjalan dengan sangat baik dan lancar. Para guru tahfiz dinilai konsisten dalam menginput perkembangan hafalan, sehingga orang tua dapat memantau progres anaknya secara real-time dan transparan.
(Foto: Suasana Rapat Guru Terkait Apliikasi Simak & SiTahfiz)
Kabar yang lebih menggembirakan datang dari Aplikasi Simak. Setelah melalui masa uji coba dan sosialisasi, dalam rapat tersebut secara resmi disepakati bahwa mulai Oktober 2026, Aplikasi Simak akan diterapkan secara resmi di MIN 1 Merangin. Aplikasi ini akan menjadi sistem terpadu untuk administrasi akademik, kehadiran, dan penilaian. Keputusan ini disambut antusias oleh seluruh peserta rapat sebagai lompatan besar menuju digitalisasi madrasah.
Tidak hanya membahas teknologi, rapat juga membahas agenda kemitraan penting dengan dunia kampus. MIN 1 Merangin kembali dipercaya menjadi madrasah mitra tempat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Universitas Merangin selama 45 hari. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa MIN 1 Merangin dianggap sebagai tempat terbaik untuk menempa calon-calon guru masa depan.
(Foto: Mahasiswa PPL UM di Sambut Kamad di Ruang Tamu)
Terkait pelaksanaan PPL tersebut, pembagian guru pamong menjadi pembahasan hangat. Dalam rapat disepakati bahwa tugas mulia sebagai guru pamong diserahkan terutama kepada guru kelas, khususnya guru kelas 6 dan kelas 5, serta guru kelas lainnya yang ditunjuk. Mereka dipilih karena dianggap paling berpengalaman dalam mengelola kelas, memahami karakter siswa, dan mampu menjadi mentor teladan bagi para mahasiswa.
Yang menarik, peran mahasiswa PPL di MIN 1 Merangin tidak hanya dibatasi di dalam kelas. Kamad menegaskan agar para mahasiswa juga diminta aktif membantu kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Tilawah, Hadroh, dan berbagai kegiatan pembinaan lainnya. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga belajar membina karakter, seni, dan kepemimpinan siswa secara langsung di lapangan.
(Foto: penyerahan Mahasiswa secara Simbolis Oleh Dosen pembimbing)
Para guru pamong yang ditunjuk menyatakan kesiapannya dengan penuh semangat. Mereka berkomitmen untuk membimbing, mengarahkan, dan berbagi pengalaman terbaik kepada mahasiswa, mulai dari penyusunan perangkat pembelajaran, praktik mengajar, hingga cara menjalin komunikasi yang baik dengan siswa dan wali murid. Sinergi antara guru senior dan mahasiswa diharapkan menciptakan suasana belajar yang segar dan inovatif.
Rapat evaluasi ditutup dengan tekad dan optimisme tinggi. Dengan berjalannya SiTahfiz yang sukses, penerapan resmi Simak mulai Oktober 2026, serta pelaksanaan PPL Universitas Merangin yang terkonsep matang, MIN 1 Merangin semakin mantap melangkah menjadi madrasah modern yang berprestasi. Semangat kolaborasi antara guru, pegawai, dan mahasiswa menjadi kunci untuk mewujudkan visi besar madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. (IR)
Kontributor Humas - Irman
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...