
Kemenag ( MIN 1 Merangin) : Gedung hijau MIN 1 Merangin kembali bergemuruh oleh kabar gembira. Dua bintang muda madrasah, Dzakiyya Kenaya Shaki dan M. Fadlan AlFikyan, sukses menorehkan tinta emas dengan meraih Juara 2 Lomba Bertutur Putra dan Putri pada ajang Kompetisi Olahraga Madrasah Pentas Seni (KOMPAS) Ke-1 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2026. Prestasi kembar ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan guru, siswa, dan wali murid.
Keberhasilan Dzakiyya dan Fadlan naik ke podium juara dengan membawa pulang piala bergengsi tentu menyimpan sebuah tanda tanya besar. Siapakah sosok hebat di balik kesuksesan dua siswa berbakat ini? Siapa pelatih yang dengan sabar memoles bakat mentah menjadi berlian yang berkilau di panggung KOMPAS ? Pertanyaan itu akhirnya terjawab dengan satu nama yang penuh dedikasi.
Ternyata, jawaban dari misteri tersebut adalah Ibu Laimun Eliza, S.Pd.I, seorang guru yang dikenal penuh kreatif, inovatif, dan sangat mumpuni di bidang seni bertutur. Beliau bukanlah sosok sembarangan, melainkan seorang pembina yang memiliki sentuhan magis dalam mengubah rasa gugup menjadi kepercayaan diri dan mengubah kata-kata biasa menjadi dongeng yang memukau para juri.
Dedikasi Ibu Laimun Eliza sungguh luar biasa dan patut menjadi teladan. Hampir setiap hari, waktu istirahat yang seharusnya ia gunakan untuk melepas lelah, justru ia korbankan untuk melatih Dzakiyya dan Fadlan dengan penuh ketelatenan. Di bawah terik maupun di sela kesibukan madrasah, beliau dengan sabar mendampingi kedua anak didiknya berlatih tanpa mengenal kata menyerah.
Metode pelatihan yang diterapkan pun sangat komprehensif dan detail. Tidak hanya sekadar menghafal naskah, Ibu Laimun Eliza menerapkan pembinaan menyeluruh meliputi aspek intonasi suara yang naik turun menghidupkan cerita, gaya bahasa yang lugas dan memikat, penampilan panggung yang mempesona, hingga kreasi dan improvisasi yang membuat penampilan Dzakiyya dan Fadlan berbeda dari peserta lainnya.
Tidak heran jika prestasi besar ini dengan mudah dapat diraih. Buah dari ketekunan sang guru dan kegigihan kedua muridnya terbayar lunas saat dewan juri mengumumkan Dzakiyya sebagai Juara 2 Bertutur Putri dan Fadlan sebagai Juara 2 Bertutur Putra. Air mata haru dan senyum bangga pun pecah saat keduanya berfoto bersama sang pelatih tercinta di depan gerbang MIN 1 Merangin sambil memegang piala kemenangan.
Kepala MIN 1 Merangin, Bapak M. Zhaharil Fikri, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas capaian ini. Beliau menegaskan bahwa kesuksesan ini adalah bukti nyata bahwa MIN 1 Merangin memiliki guru-guru hebat yang tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga menjadi orang tua kedua yang rela berkorban demi mengantarkan anak didiknya menuju puncak prestasi.
Kisah inspiratif Ibu Laimun Eliza, Dzakiyya, dan Fadlan ini diharapkan menjadi api semangat bagi seluruh warga MIN 1 Merangin. Bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih secara kebetulan, semua butuh proses, pengorbanan, dan keikhlasan. Selamat untuk Dzakiyya Kenaya Shaki, M. Fadlan AlFikyan, dan terima kasih yang tak terhingga untuk Ibu Laimun Eliza, S.Pd.I, sang pahlawan di balik panggung. (IR)
Kontributor Humas - Irman
|
75x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...