
KEMENAG (MIN 1 MERANGIN) : Semangat kebersamaan dan identitas budaya mulai terasa kental di MIN 1 Merangin. Dalam rangka menyongsong perhelatan akbar tahunan madrasah, Kompetisi Olimpiade Madrasah Pentas Seni (KOMPAS) Jenjang MI Tingkat Kabupaten Merangin 2026, seluruh guru dan pegawai kompak mengenakan kostum batik Jambi. Langkah ini bukan sekadar seragam, melainkan wujud cinta madrasah terhadap budaya lokal sekaligus persiapan matang untuk tampil sebagai tuan rumah yang berkarakter.
Kompas 2026 akan digelar pada 26 September 2026 di MI Darussaadah, Desa Rejosari, Kecamatan Pamenang. Ajang ini menjadi panggung bagi madrasah se-Kabupaten Merangin untuk menunjukkan prestasi akademik, seni, dan sportivitas. Sebagai salah satu madrasah yang akan ikut serta, MIN 1 Merangin ingin tampil berbeda. Kekompakan dari penampilan luar diharapkan menjadi cerminan kekompakan dalam kerja tim dan pembinaan siswa.
Pemilihan batik Jambi sebagai kostum resmi bukan tanpa alasan. Motif batik khas daerah dengan warna maroon, coklat, dan cream yang elegan dipilih untuk mewakili identitas guru dan pegawai madrasah. Batik dipandang sebagai simbol kesederhanaan, kewibawaan, dan nilai budaya yang harus terus dilestarikan di lingkungan pendidikan.
Pantauan awak humas, saat ini seluruh guru dan pegawai sudah menerima kain dasar batik pesanan bersama. Kain tersebut dibungkus rapi dan telah diberi label nama masing-masing agar tidak tertukar. Suasana haru dan bangga tampak saat pembagian berlangsung, karena ini adalah bentuk perhatian madrasah kepada seluruh civitasnya.
Ibu Nurmala, S.Ag selaku Penanggung Jawab Pakaian menyampaikan imbauan penting. "Kami mengimbau kepada seluruh Bapak/Ibu guru dan pegawai yang sudah menerima kain batik pesanan bersama, agar segera menjahitkan ke tukang jahit masing-masing. Tujuannya agar saat hari H, KOMPAS nanti kita bisa tampil seragam, rapi, dan kompak," ujarnya.
Ajakan ini disambut antusias oleh seluruh guru dan pegawai. Banyak di antara mereka yang langsung berkonsultasi model baju dan segera membawa kainnya ke penjahit. Semangat ini menunjukkan bahwa MIN 1 Merangin tidak hanya siap secara akademik dan lomba, tetapi juga siap secara penampilan untuk membawa nama baik madrasah di hadapan peserta dari seluruh Merangin.
Dengan kekompakan kostum batik Jambi ini, MIN 1 Merangin berharap dapat memberikan kesan positif dan menjadi teladan bagi madrasah lain. Ini bukan hanya soal baju, tetapi tentang jati diri, budaya, dan semangat kebersamaan. Bismillah, Sukses KOMPAS 2026! MIN 1 Merangin Kompak, Berbudaya, dan Berprestasi. (IR)
Kontributor Humas-Irman
|
62x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...