
MIN 1 MERANGIN : Sorak meriah penonton dan langkah tegap peserta pawai masih terngiang hingga hari ini. Di balik suksesnya penampilan Barisan Bhinneka Tunggal Ika MIN 1 Merangin dalam Pawai Akbar HUT RI Ke-81 Tingkat Kabupaten Merangin, ada satu tim yang bekerja tanpa kenal lelah di garis depan. Mereka adalah Tim Kecamata Hitam / TKH MIN 1 Merangin, garda terdepan yang memastikan barisan berjalan tertib, kompak, dan penuh wibawa dari start hingga finish.
TKH MIN 1 Merangin dipimpin oleh sosok yang tegas namun penuh perhatian, Bapak Ade Murja, S.Pd.Dengan semangat pengabdian, beliau memimpin dua anggota andalannya yaitu Bapak M. Said dan *Bapak Afdal Witra. Ketiganya tampil penuh percaya diri dengan seragam hitam khas TKH, berjalan mengapit barisan siswa, memberi aba-aba, memotivasi, sekaligus menjadi "benteng" yang menjaga kekompakan anak-anak di tengah ramainya suasana pawai.
Tugas TKH bukan perkara mudah. Mereka harus mendampingi dua barisan utama kebanggaan MIN 1 Merangin. Pertama, Barisan Gerak Jalan Indah / GJI yang menuntut kedisiplinan tinggi dan sinkronisasi langkah. Kedua, Barisan Serba Serbi Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pusat perhatian karena keanekaragaman kostumnya. Di sinilah peran TKH benar-benar diuji. Dengan sigap mereka mengatur formasi, meluruskan barisan, dan memastikan setiap siswa tampil maksimal.
Barisan Bhinneka Tunggal Ika MIN 1 Merangin memang istimewa. Siswa-siswi tampil memukau dengan dua tema besar. Ada yang mengenakan pakaian adat Nusantara yang megah, melambangkan kekayaan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Ada pula yang mengenakan pakaian profesi seperti dokter, guru, polisi, dan petani, sebagai cerminan cita-cita dan pengabdian untuk bangsa. Di tengah keragaman itulah makna "Bhinneka Tunggal Ika" benar-benar hidup, dan TKH hadir untuk merawat keindahan itu agar tetap rapi dan tertib.
Bapak Ade Murja, S.Pd selaku Ketua TKH mengungkapkan rasa bangganya. "Alhamdulillah, anak-anak kita luar biasa. Meskipun panas dan jarak yang jauh, mereka tetap semangat. Tugas kami TKH hanya memastikan mereka aman, tertib, dan bisa menampilkan yang terbaik untuk MIN 1 Merangin. Ini kerja tim. Tanpa dukungan guru lain dan orang tua, kami tidak akan mampu," ujarnya. Semangat kebersamaan itulah yang menjadi kunci utama keberhasilan.
Keberhasilan TKH mendampingi Barisan Bhinneka Tunggal Ika menjadi bukti bahwa kesuksesan sebuah penampilan besar lahir dari kerja keras tim di belakang layar. TKH Minsamer telah membuktikan diri sebagai "kunci" yang mengikat kekompakan. Semoga semangat pengabdian Bapak Ade Murja, S.Pd, Bapak M. Said, Bapak Ridwan dan Bapak Afdal Witra ini menginspirasi kita semua. Dari pawai ini kita belajar: berbeda-beda tetapi tetap satu, dan dengan kebersamaan, MIN 1 Merangin akan terus melaju menuju prestasi. (IR)
Tim Humas
|
24x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...