
Kemenag (MIN 1 Merangin) : Langkah inovatif kembali dilakukan MIN 1 Merangin demi membentuk generasi Qurani. Selasa, 4 Agustus 2026 madrasah menggelar Kegiatan Karantina Doa khusus bagi siswa kelas 5 yang belum hafal Teks Doa Panjang. Pendopo madrasah pun berubah menjadi "pesantren mini" yang penuh semangat dan kekhusyukan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh *Bapak Mohd. Ridwan, S.Pd.I selaku Pembina Doa sekaligus Waka Kurikulum MIN 1 Merangin. Dengan metode yang menyenangkan dan penuh motivasi, beliau membimbing siswa satu persatu agar hafalan doa-doa panjang dapat tertanam kuat di hati dan pikiran anak-anak.
Lalu apa sebenarnya tujuan dari "Karantina Doa" ini? Ada dua misi utama. Pertama, agar anak tetap rajin mengulang dan memurojaah hafalan doanya. Kedua, yang tak kalah penting, adalah mengalihkan fokus siswa dari gawai/Handphone ke hal yang lebih bermanfaat yaitu mendekatkan diri kepada Allah melalui doa.
Kebijakan ini tegas namun bijaksana. Bagi siswa yang sudah hafal, tidak diwajibkan mengikuti karantina. Sementara bagi yang belum hafal, pendopo menjadi tempat terbaik untuk fokus, mengulang, dan menyetor hafalan tanpa distraksi. Fair, mendidik, dan sangat membangun karakter.
Pantauan awak Jurnalis Humas, suasana di pendopo sangat luar biasa. Para siswa kelas 5 tampak sangat bersemangat menghafal. Ada yang duduk melingkar sambil bertadarus, ada yang setoran maju ke depan, dan ada pula yang saling menyemangati temannya. Tidak ada wajah bosan, yang ada hanya semangat untuk lulus "karantina".
Hasilnya pun membanggakan. Banyak siswa yang ternyata cepat hafal doa-doa tersebut begitu diberikan waktu dan bimbingan khusus. Ini membuktikan bahwa anak-anak kita sebenarnya mampu, hanya butuh arahan, kesabaran, dan lingkungan yang mendukung untuk fokus.
Program seperti ini menjadi bukti bahwa MIN 1 Merangin tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga penguatan spiritual dan pembiasaan akhlak. Dengan hafal doa-doa panjang, siswa diharapkan memiliki bekal untuk setiap aktivitas, lebih tenang, lebih beradab, dan lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Terima kasih kepada Bapak Mohd. Ridwan, S.Pd.I dan seluruh tim yang telah menginisiasi kegiatan mulia ini. Semoga melalui Karantina Doa lahir generasi Minsamer yang hafidz doa, cerdas, berakhlak, dan jauh dari gadget. Karena anak hebat, dimulai dari doa yang hebat. Aamiin.
Kontributor: Irman
|
55x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...