
Merangin, Humas MIN 1 Merangin : Semangat Kartini 2026 benar-benar membara di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Merangin. Dalam ajang bergengsi Kartini Day 2026 yang digelar Milan Management, tiga bintang muda Minsamer sukses mengibarkan nama Madrasah hingga ke puncak podium. Bukan satu atau dua, tapi belasan medali berhasil diborong sekaligus, membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing dan unggul di bidang akademik. Prestasi ini menjadi kado terindah dalam momentum peringatan Hari Kartini, sekaligus menegaskan bahwa semangat Habis Gelap Terbitlah Terang masih menyala di dada generasi madrasah.
Ajang Kartini Day 2026 yang dikemas dalam bentuk Olimpiade Mata Pelajaran ini memang dirancang khusus untuk mengasah nalar, logika, dan daya saing siswa-siswi jenjang SD/MI se-Kabupaten Merangin. Milan Management sebagai penyelenggara membuka ruang kompetisi pada bidang Matematika, IPA/IPAS, PKN, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Ratusan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah turut ambil bagian, menjadikan persaingan begitu ketat dan menegangkan. Namun di tengah sengitnya kompetisi, tiga nama dari MIN 1 Merangin justru tampil mencolok dan mendominasi hampir semua kategori yang diikuti.
Sorotan pertama tertuju pada Rohirl Azka, siswa kelas 5 Bung Tomo MIN 1 Merangin. Dengan ketenangan dan kecerdasan yang luar biasa, Azka berhasil menyapu bersih gelar Juara 1 untuk kategori putra pada bidang studi PKN dan Bahasa Indonesia. Tidak berhenti di situ, putra kebanggaan Minsamer ini juga sukses mengamankan posisi Juara 2 pada bidang studi Matematika. Azka membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya kuat di bidang agama, tapi juga jago nalar kebangsaan dan literasi.
Dari kelas 3 Az Zahrawi, muncul nama Sheza Al Mahira yang penampilannya tak kalah fenomenal. Meski masih duduk di kelas rendah, Sheza tampil tanpa rasa gentar menghadapi soal-soal olimpiade yang terkenal menguras otak. Hasilnya sungguh di luar dugaan: Juara 1 PKN, Juara 1 IPAS, Juara 2 Matematika, Juara 2 Bahasa Inggris, dan Juara 2 Bahasa Indonesia untuk kategori kelas 3 putri. Lima medali sekaligus berhasil dikalungkan di leher Sheza. Prestasi ini jelas bukan kebetulan, melainkan buah dari pembinaan guru, dukungan orang tua, dan semangat belajar luar biasa dari sang siswi.
Nama ketiga yang melengkapi daftar pemborong medali adalah Zhilvia Alifa Dirly, siswi kelas 5 Bung Tomo. Zhilvia tampil sebagai ratu medali dengan raihan yang fantastis: Juara 1 Matematika, Juara 1 Bahasa Inggris, Juara 1 Bahasa Indonesia, serta Juara 2 IPAS dan Juara 2 PKN pada kategori kelas 5 putri. Lima medali dengan tiga emas sekaligus menjadi bukti sahih bahwa Zhilvia adalah sosok komplet, unggul dalam logika, bahasa, dan wawasan kebangsaan. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap kali namanya dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan.
Jika ditotal, tiga siswa Minsamer ini berhasil memboyong 13 medali: 7 emas dan 6 perak. Raihan tersebut sontak menempatkan MIN 1 Merangin sebagai salah satu madrasah dengan perolehan medali terbanyak di ajang Kartini Day 2026. Capaian ini jelas mengharumkan nama MIN 1 Merangin di kancah Kabupaten Merangin. Lebih dari sekadar angka, deretan medali itu adalah representasi dari kerja keras, disiplin, dan budaya kompetitif sehat yang terus dibangun oleh seluruh ekosistem madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru pembina, hingga orang tua siswa.
Kepala MIN 1 Merangin, melalui Korbid Ekstrakurikuker, ibu Yanti Koptiah, S.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian anak didiknya. Menurut beliau, prestasi ini sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang menempatkan siswa sebagai subjek pembelajar aktif. Anak-anak kita membuktikan bahwa semangat Kartini bukan hanya seremonial. Mereka berani berpikir kritis, berani berkompetisi, dan berani menjadi yang terbaik, ujarnya dengan mata berbinar. Pihak madrasah juga menegaskan akan terus memfasilitasi siswa melalui klub olimpiade, bimbingan intensif, dan try out rutin agar prestasi ini berkelanjutan.
Korbid Kesiswaan, ini Fheronika, S.Pd.I juga mengungkapakan bahwa Kemenangan Rohirl Azka, Sheza Al Mahira, dan Zhilvia Alifa Dirly juga mengirim pesan kuat ke publik: madrasah bukan lagi pilihan kedua. Dengan kurikulum yang adaptif dan pembinaan karakter yang kokoh, siswa madrasah mampu unggul dalam sains, bahasa, hingga pendidikan kewarganegaraan. Momen Kartini Day 2026 ini sekaligus menjadi panggung pembuktian bahwa nilai-nilai ke-Kartini-an, cerdas, berani, dan berdaya telah terinternalisasi dengan baik dalam diri siswa-siswi Minsamer. Mereka adalah Kartini-Kartini muda yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Gema tepuk tangan di arena Kartini Day 2026 boleh saja telah reda, namun gaung prestasi tiga siswa MIN 1 Merangin ini akan terus bergema sebagai inspirasi. Untuk Azka, Sheza, dan Zhilvia, ini baru permulaan. Jalan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi masih terbentang. Namun satu hal yang pasti: Minsamer telah menancapkan bendera kemenangan dan menegaskan jati dirinya sebagai madrasah hebat bermartabat. Selamat untuk para juara. Teruslah menjadi cahaya, karena dari madrasah, terang itu berasal. (IR)
|
113x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...