
Merangin, Humas MIN 1 Merangin: Jum'at, 14 Nopember 2025 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MIN 1 Merangin Terlihat berjalan lancar. Namun Madrasah yang beralamat di Bangko Tinggi RT 21, saat ini menghadapi kekurangan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Dengan jumlah murid yang mencapai 868 orang pada tahun ajaran 2025-2026, madrasah ini hanya memiliki 1 orang guru PJOK, yaitu Bapak Wahyu Wijiharko, S.Pd. Jas.
Kekurangan guru PJOK ini membuat Bapak Wahyu Wijiharko, S.Pd. Jas, kewalahan mengampu jam yang banyak. Padahal, PJOK adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa.
Pada tahun 2019 sampai tahun 2022, MIN 1 Merangin pernah memiliki 3 orang guru PJOK PNS, yaitu Bapak Wahyu Wijiharko, S.Pd. Jas, Bapak Tajang Ferdian, S.Pd. Jas, dan Bapak Rio Mandala, S.Pd. Jas. Namun, di tahun 2022, Bapak Tajang dan Bapak Rio dipindahkan ke MIN 1 Kota Jambi dan MTsN Muaro Jambi, sehingga MIN 1 Merangin kekurangan guru PJOK.
Kepala MIN 1 Merangin, Bapak Saidi Muzakkir, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa kekurangan guru PJOK ini sangat berdampak pada kualitas pendidikan di madrasah. "Kami sangat membutuhkan guru PJOK tambahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MIN 1 Merangin," katanya.
Masyarakat dan orang tua siswa juga berharap agar pemerintah dapat segera memberikan solusi untuk kekurangan guru PJOK di MIN 1 Merangin. "Kami ingin anak-anak kami mendapatkan pendidikan yang berkualitas, termasuk dalam mata pelajaran PJOK," kata salah satu orang tua siswa.
Semoga pemerintah dapat segera memberikan solusi untuk kekurangan guru PJOK di MIN 1 Merangin, sehingga kualitas pendidikan di madrasah dapat meningkat dan anak-anak dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas. (IR)
|
66x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...